Liputan Sportku.com

SPORTKU.COM – Kalau dulu motor bebek dan matik sempat menjadi primadona dan motor favorit masyarakat, sekarang trennya mulai beralih. Kini motor sport 150 cc keatas mulai banyak menjadi pilihan sebagian banyak biker Indonesia. Terbukti beberapa pabrikan gencar mengeluarkan tipe motor sport saat ini.

Nah, fenomenanya tak sedikit pula yang belum puas dengan power standar motor sport bawaan pabriknya. Siasatnya, upgrade performa jadi andalan. Tentu belum semua bengkel mampu mewujudkan. Salah satu bengkel spesialis motor sport yang laris dan ramai dikunjungi konsumen yaitu Abbys Performance.

Motor yang sering mampir ke bengkel ini utamanya Yamaha Scorpio. Tapi sekarang, Yamaha Byson, Bajaj Pulsar, Honda Tiger atau motor lainnya juga tak segan-segan mampir.

“Semua motor saya layani. Mau motor matik, bebek atau moge juga saya ladeni,” timpal Adie Sheldiez Mukti sang owner. Tak hanya itu saja bro, motor bebek untuk kepentingan stunt ride juga dilakoni.

Kabarnya, Abbys juga sempat dipercaya meracik Yamaha R15 dari tim asal India dan mampu menghasilkan prestasi terbaik. “Motornya jadi juara disana,” ujar Adie yang mempunyai seorang putri pembalap.

Soal upgrade mesin, yang dilakukan biasanya meliputi porting polish agar sistem pembakaran lebih sempurna dan sistem kelistrikan. “Mengenai apa saja yang harus diubah saya konsultasikan dulu dengan konsumen dan disesuaikan dengan budget,” pungkas Adie yang bermarkas di Jl Lodaya No.26 Bandung.

 

Original Link : http://motor.sportku.com/berita/speedshop/45336-spesialis-upgrade-mesin-dari-bandung

[Review] WRAIN di Hyosung Comet 250

[Review] WRAIN di Hyosung Comet 250

6 Mei 2013 oleh proleevo

image

Bro n Sist…

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya mengenai ABBYS Performance Tuning, rasanya gak lengkap kalau gak bahas WRAIN. Yup, ABBYS performance memang sangat identik dengan WRAIN.
Penjelasan mengenai Wrain pastinya akan panjang dan lebar. Maka dari itu, tulisan ini hanya merupakan secuil pengetahuan saya yang mungkin bersifat subjektif atau bahkan “sok tau”. Mohon dikoreksi.

image

Wrain adalah Water & Air Injection yaitu penginjeksian air dan udara ke ruang bakar dengan tujuan mendinginkan temperatur udara serta memperlambat proses pembakaran sehingga mesin menjadi lebih dingin, dan mencegah terjadinya knocking (detonasi). Maka dari itu, jika pemasangan Wrain dibarengi dengan setting timing pengapian (dimajukan) maka akan meningkatkan torsi dan power. Menarik kan…???

Wrain sendiri merupakan pengembangan dari Wa-i (water injection) yang banyak diaplikasikan pada mesin pesawat tempur di perang dunia II, serta banyak juga diaplikasikan di mobil-mobil performa tinggi. Salah satu Water Injection yang terkenal adalah “AEM Power”.

image

Kembali ke Wrain, dikarenakan kubikasi mesin motor (khususnya di Indonesia) yang kecil, maka injeksi air murni ke ruang bakar akan mengganggu proses pembakaran terutama pada rpm rendah. Hal ini disebabkan karena dosis yang terlalu banyak. Untuk mensiasati hal tersebut, kang Adie Abbys Performance mencampur air dan udara untuk diinjeksikan ke ruang bakar sehingga tercapai dosis yang tepat serta bisa diatur konsentrasi air dalam udara tersebut. Salut buat kang Adie.

Review

Satu hal yang paling terasa stelah motor saya dipasangi Wrain adalah, temperature dan power motor di kondisi siang hari terik terasa seperti kondisi subuh. Itu saja!! Dan itu “Wow”

Buat Bro n Sist yang penasaran mengenai Wrain, silahkan mampir ke web nya kang Adi disini…

Original blog from http://proleevo.wordpress.com/2013/05/06/review-wrain-di-hyosung-comet-250/

CBR 250 Ported n Polished

Pasang Pelek Jari-Jari di Kaki Yamaha Byson

Tips Kaki-Kaki

Pasang Pelek Jari-Jari di Kaki Yamaha Byson


Kalaupun pengguna Yamaha Byson sudah cukup pede dengan tampilan standar yang sudah gagah, tapi enggak ada salah ubah tampilan. Misalnya jika mau tampil beda atau disesuaikan dengan medan berat. Dipastikan perlu pelek jari-jari yang dianggap lebih fleksibel atau lentur.

Bodi yang cukup kekar dan berotot, motor sport dari pabrikan berlambang garputala ini bisa juga aplikasi pelek jari-jari. Kondisinya harus melakukan beberapa penyesuaian. “Sebenarnya tak terlalu rumit,” buka Adie Sheldiez Mukti dari Abbys Performance di Jl. Lodaya No. 26, Bandung.

Jadi, beberapa komponen penyesuaiannya hampir sama saja dengan motor lain jika ganti pelek jari-jari ini. Kalau untuk Yamaha V-ixion tinggal pilih teromol variasi yang sudah beredar di pasaran atau menggunakan teromol RX-King. Atau bahkan teromolnya hampir sama dengan Yamaha Jupiter MX.

Sedangkan untuk Yamaha Byson bisa pakai teromol Yamaha Scorpio. Tapi, modifikasi sedikit di bagian bushing teromol. Beberapa ubahan untuk perangkat speedometer bisa bekerja baik dan putaran roda pun tak alami masalah. “Selain itu bisa membuat Byson secara tampilan lebih simpel dan fashionable,” bilang Adie yang juga jago upgrade mesin motor-motor sport itu.

Bushing teromol depan bagian dalam atau rengan bisa pakai punya Scorpio. “Bisa juga pakai aslinya punya Byson, tapi ukurannya harus di ubah jadi 59 mm dengan dibubut,” kata Adie.

Kemudian bushing bagian luar sebelah kiri juga dipapas jadi 10 mm. Ini dilakukan agar perangkat spidometer bisa masuk. Dan bushing sebelah kanan dibubut jadi 29 mm. Bushing teromol bagian depan ini hanya sedikit penyesuainnya karena hanya memikirkan bagaimana perangkat spidometer bisa bekerja sempurna.

Trik lain aplikasi pelek jari-jari ini selajutnya untuk teromol belakang. Juga engaplikasi dari Yamaha Scorpio berikut bushingnya. Memang teromol belakang juga tak alami perubahan, tapi bagian bushingnya. “Bushing tengah atau bagian dalam diubah jadi 47 mm,” ungkap Adie.

Kemudian bushing kiri dibubut jadi 20 mm. “Jangan lupa bushing kiri ini ditambah ring 3 mm. Agar gir belakang lurus dengan gir depan,” tambah pria dua anak ini. Memang tampaknya tak serumit yang dibayangkan, tapi kalau cara pasangnya sembarangan alias asal-asalan bisa ketiban masalah saat di jalan.

Dan terakhir untuk bushing teromol belakang sebelah kanan. Dipapas sedikit panjangnya jadi sekitar 4 cm. Ukuran 4 cm ini agar bushing enggak mentok dan bisa pas dengan bushing tengah.

Untuk menebus satu bushing Yamaha Scorpio cukup siapkan uang 150-200 ribu. Dan untuk teromol Scorpio orisinil Rp 300 ribu. “Untuk peleknya tinggal pilih merek dan ukurannya sesuai selera,” tutup Adie yang bisa dihubungi di nomor 081-720-2904.

Siap tampil beda dengan kaki-kaki baru nih!  (motorplus-online.com)

http://motorplus.otomotifnet.com/read/2012/09/25/334601/226/27/Pasang-Pelek-Jari-Jari-di-Kaki-Yamaha-Byson

Atasi Sok Belakang Yamaha Scorpio Terlalu Empuk

Tips Kaki-Kaki

Atasi Sok Belakang Yamaha Scorpio Terlalu Empuk

Sebagian pengguna Yamaha Scorpio kerap alami masalah sok belakang ambles tertelan bodi belakang. Siasatnya bisa pakai anting atau dudukan sok tambahan.

Nah, untuk memaksimalkan kinerja sok belakang Scorpio ada trik lain yang menarik. “Bisa pakai tabung oli tambahan agar reboundnya lebih nyaman, biar enggak keempukan, bro,” cetus Adi Sheldiez.

Maksudnya bantingan sok jadi lebih enak enggak terlalu empuk. Caranya dengan membuat lubang di tabung sok belakang aslinya. Cukup dilubangi dengan cara dibor. “Dibor pakai mata bor 6 mm,” terang Adie.

Agar baut 10 bisa masuk dan tertancap dengan baik, lubang ditap untuk dibuatkan ulir. Baut 10 jadi pengikat slang yang menghubungkan dengan tabung sok. Jadi, sirkulasi lebih baik dan oli lancar keluar-masuk. Untuk wadah atau tempat olinya sendiri bisa pilih ukuran kecil yang kapasitasnya 100 ml. Bisa menggunakan tabung minyak rem variasi.

Tapi, olinya sendiri cukup 50 ml saja agar terdapat ruang lebih untuk oli bersirkulasi dengan baik. “Lebih bagus pakai oli SAE 50,” jelas Adie yang bengkelnya di Jl. Lodaya No. 26, Bandung.

Agar oli dapat bersirkulasi dengan baik, slangnya juga jangan sampai terlalu panjang. Sekitar 40-50 cm. Dan terakhir pasang braket tambahan untuk menempatkan tabung kecil yang berukuran 100 ml tadi di footstep belakang. Bisa di sebelah kiri atau kanan.
 (motorplus-online.com)

http://motorplus.otomotifnet.com/read/2012/09/27/334771/226/27/Atasi-Sok-Belakang-Yamaha-Scorpio-Terlalu-Empuk

P200 “Raoul” Ade Cahya Badcop

Ported and polished

full review bisa cek ke sini http://adecahyapurnama.wordpress.com/2012/04/18/servis-besar-kedua-raoul-di-abbys-part-1/

ABBYS B series Ninja 250

P200 Angga Prides

  • Ported and polished
  • P220 Crankshaft
  • P220 Piston n Cylinder Block
  • Stock p200 Carb
  • Power Chamber
  • Abbys Trioval Exhaust

Suzuki TS125 with WrAin

Suzuki TS125 with WrAin…why not ?

Pulsar 200 Groiz

  • P220 Crankshaft
  • 32mm p220 Carb
  • p220 Cylinder block with Piston
  • WrAin
  • ABBYS B series Exhaust
  • Power Chamber
  • Power Jet
  • Ported and Polished